Categories: modus baru

Waspadai Modus Baru Penipuan di Kawasan Kemayoran

July 27, 2011

TEMPO Interaktif, Jakarta – Kepolisian kini tengah menyelidiki modus baru tindak kriminal penipuan terhadap warga keturunan Cina di daerah Kemayoran, Jakarta Pusat. Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Kemayoran Inspektur Dua Endi Suhendi meyakini target modus lebih fokus pada warga keturunan Cina karena dalam aksinya baik pelaku maupun korban menggunakan bahasa Mandarin.

“Saya sudah periksa ke lapangan dan menemukan beberapa kasus yang menggunakan modus ini”, kata dia di kantornya, Rabu (30/6).

Endi menjelaskan tindak kejahatan ini biasanya dilakukan terhadap warga yang pergi ke pasar pada pagi hari. Modus dimulai ketika pelaku mendekati korban yang tampak seperti warga keturunan Cina dan mengajak ngobrol dalam bahasa Mandarin. Di tengah perbincangan sang korban ditepuk pundaknya. Saat itu korban dibuat tak berdaya.

“Korban juga diancam akan terkena bencana jika tidak ‘menjernihkan diri’. Korban dapat menjernihkan diri jika dia menyerahkan semua harta yang ia bawa saat itu juga kepada pelaku.”

Tidak sebatas disitu saja. Kemudian, korban diminta mengantar pelaku ke rumah korban. Pelaku pun mencuri barang-barang yang ada di rumah korban. Setelah melakukan aksinya, pelaku lalu kabur. Dan baru sesaat setelah itulah korban pun sadar bahwa dia telah ditipu.

Unit Reserse Kriminal Polsek Kemayoran saat ini menghitung terdapat tiga kasus dengan modus seperti hipnotis ini. Barang-barang yang hilang antara lain uang tunai, dompet, perhiasan, hingga emas dengan berat total 1 kilogram.

Dalam menangani tindak kriminal dengan modus ini, pihak kepolisian terkendala ketika berkomunikasi dengan beberapa koban maupun saksi karena beberapa di antaranya berbahasa Indonesia secara terbatas.

Polsek Kemayoran mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap modus seperti ini.

Sumber:

http://www.tempointeraktif.com/hg/kriminal/2010/07/01/brk,20100701-259979,id.html

© 2012 - Sitemap - Privacy Policy